Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

  perjuangan melawan kekuasaan adalah perjuangan ingatan melawan lupa

 rubrik
  home
garis
  artikel
garis
  biografi
garis
  historiografi
garis
  gallery
garis
  historia
garis
  link
garis
  about us
garis
  kontak
garis
  buku tamu
 
 
 

Leo Tolstoy Nabi yang Merindu Kematian

"KINI akhir itu telah datang, usai sudah." Dari bibir Tolstoy yang bergetar memucat, kata-kata itu lirih terucap. Di sampingnya, Tatyana, anak sulung Tolstoy, pias. Ia coba lepaskan genggaman tangan ayahnya, untuk mencari dokter di ruang lain, tapi Tolstoy merapatkan genggamannya.  selanjutnya

Nasr Hamid Abu-Zayd Berseberangan dengan Imam Syafii

16 DESEMBER 1993 adalah hari paling kelabu dalam kehidupan Abu-Zayd.

Kepahitan itu bermula dari suatu forum bahagia di Universitas kairo untuk mempertimbangkan pengangkatan Abu Zayd sebagai profesor (al-ustadz). Untuk keperluan itu, ia memberikan ...  selanjutnya

Dewi Sartika Istri-Istri, Bersekolahlah

DI SEBUAH, ruangan kecil, di belakang rumah ibunya di Bandung, Dewi Sartika mengajar di hadapan anggota keluarganya yang perempuan. Saat itu tahun 1902, ketika wanita pribumi masih jauh dari mandiri karena kungkungan adat. Dan pendidikan bagi dia adalah jalan keluarnya.  selanjutnya

Amir Sjarifuddin Antara Negara dan Revolusi

19 DESEMBER 1948, sekitar tengah malam, di dekat desa Ngalihan, kepala Amir Sjarifuddin ditembak dengan pistol oleh seorang letnan Polisi Militer, sebuah satuan khusus dalam angkatan bersenjata Indonesia. Sebelum itu beberapa orang diperintahkan menggali sebuah lubang kubur besar.  selanjutnya


Lainnya:

 Tjoet Njak Dien: Memimpin Perang Besar
 
Iwa Kusuma Sumantri: Pahlawan yang Dilupakan
 
Agus Salim: The Grand Old Man
 
Chairil Anwar: Potret Lusuh Seorang Sastrawan
 
Kartini: Cinta dalam Sepotong Sejarah

 
John Gotti: The Last Don
 
Antonio Gramsci: Kesadaran Revolusioner Sejati
 
Karl May: Imajinasi dan Keterbelahan Jiwa


Copyright © 2000